LEGALISIR AKTE LAHIR DI KEMENKUMHAM & KEMENLU – ONLINE

 

Hello!
Lanjut kupas gimana metodenya legalisir akte bermunculan di Kemenkuham dan Kemenlu secara online ya.

“FYI, empiris ini aku share guna temen-temen yang mau mengupayakan mengurus sendiri Legalisir ijazah di kedua Kementerian tsb tanpa meggunakan jasa agen DAN berdomisili / terdapat waktu guna ke Jakarta. Walaupun telah sistem online, kehadiran anda (atau perwakilan) DAN dokumen pribumi yang mau anda legalisir tetap dibutuhkan saat pemungutan stiker di Kemenkumham maupun Kemenlu.”

“Legalisir Akte bermunculan ini dibutuhkan untuk kebutuhan TINGGAL DI LUAR NEGERI, contohnya untuk penciptaan Resident Card (Titre/Carte de Sejour utk yang di Prancis), asuransi kesehatan, lanjut sekolah, dll.)

Kenapa mesti dilegalisir? Karena sebetulnya, yang diperlukan di negara tujuan ialah Akte bermunculan yang telah di terjemahkan oleh penerjemah tersumpah ke dalam bahasa negara destinasi tsb. Setelah itu, akte terjemahan tsb mesti dilegalisir oleh Kedubes negara yang bersangkutan agar lebih diabsahkan lagi. Nah biasanya, Kedubes tidak bakal melegalisir Akte bermunculan terjemahan bila Akte bermunculan ASLI belum dilegalisir oleh Kemenlu. Dan Kemenlu tidak inginkan melegalisir kalo belum dilegalisir oleh Kemenkumham.”

Sistem online di dua kementerian ini pun berlaku guna legalisasi dokumen yang lain. Tidak melulu akte bermunculan saja, tetapi pun dokumen lain laksana ijazah, transkrip nilai, akte/buku nikah, dll. Prosesnya sama melulu dokumen aja yang beda.

Lanjut ya…
Jadi kini sistem Kemenkuham udah online, so anda harus susunan untuk legalisirnya pun melewati online. Better sih dan lebih cepat pun proses legalisirnya, ribetnya pun karena barangkali sistem baru dan belum tidak sedikit yang familiar. Jadi hasil legalisir onlinenya ialah stiker, bukan cap lagi.
Untuk ongkos legalisirnya, baik di Kemenkumham maupun di Kemenlu harganya sama yakni Rp.25.000,-/lembar (per April 2018). Dan stepnya mesti dilegalisir di Kemenkumham dulu baru setelah tersebut di Kemenlu.

So, inilah langkah-langkahnya legalisir di Kemenkumham :

1. Buka website : http://legalisasi.ahu.go.id/site/login → registrasi (buat akun)
2. Setelah bikin akun, buka email yang anda daftarin tadi dan verifikasi
3. Login dengan username (bukan email, kecuali username anda buat sama dengan email) dan password
4. Setelah masuk, dapat download petunjuk permohonan legalisasi secara online atau dapat didownload disini.
5. Ikutin langkah-langkah yang udah dijelasin secara menyeluruh dan jelas di kitab panduan tersebut.
6. Setelah berlalu upload dokumen dan menuntaskan semuanya, anda tunggu proses verifikasinya tidak cukup lebih 1×24 jam. (Kusarankan guna registrasi dan upload semuanya di senja atau malam hari, supaya kelak paginya dapat langsung di verifikasi oleh Kemenkumham)
7. Kalo telah di verifikasi, seringkali langsung bakal dikirim voucher untuk mengerjakan pembayaran, nah voucher ini yang dapat kita download trus diprint ato tunjukkan aja lewat HP saat mengerjakan pembayaran. Oh iya, pembayaran ini masa berlakunya 3 hari, jadi kalo telah ga sempat ke Bank, dapat bayar besoknya, asal ga lebih dari 3 hari.

8. Pembayaran HARUS melewati teller bank dan bank yang melayani pembayaran legalisasi Kemenkumham melulu Bank BNI dan Bank BJB secara cash, bukan debit. (Aku waktu tersebut bayar di Bank BNI, seluruh cabang bisa, yang urgen bayar mesti lewat teller.)
9. Setelah bayar, simpan bukti pembayaran dan dapat langsung ke Kantor Kemenkumham yang terdapat di Gedung CIK’s, Jl. Cikini Raya No. 84-86, Menteng, Jakarta Pusat.
10. Datang langsung dengan membawa akte pribumi (dan atau terjemahan kalo inginkan dilegalisir juga) dan bukti pembayaran di Bank, ambil nomor antrian (ini hanya prosedur aja sih), langsung ke loket nomor 2.
11. Jelasin ke mbak/mas-nya bahwa anda mau legalisir akte bermunculan secara online dan telah bayar. Nanti bukti pembayarannya dikasi ke mbak/mas loket 2, dan anda menunggu tidak cukup lebih 10 menit
12. Et voilà! Stiker legalisir Kemenkumham telah jadi dan siap guna di tempel di halaman belakang Akte lahir anda yang asli

avril 24, 2018
LEGALISIR AKTE LAHIR DI KEMENKUMHAM & KEMENLU – ONLINE

Hello!
Lanjut kupas gimana metodenya legalisir akte bermunculan di Kemenkuham dan Kemenlu secara online ya.

“FYI, empiris ini aku share guna temen-temen yang mau mengupayakan mengurus sendiri legalisir di kedua Kementerian tsb tanpa meggunakan jasa agen DAN berdomisili / terdapat waktu guna ke Jakarta. Walaupun telah sistem online, kehadiran anda (atau perwakilan) DAN dokumen pribumi yang mau anda legalisir tetap dibutuhkan saat pemungutan stiker di Kemenkumham maupun Kemenlu.”

“Legalisir Akte bermunculan ini dibutuhkan untuk kebutuhan TINGGAL DI LUAR NEGERI, contohnya untuk penciptaan Resident Card (Titre/Carte de Sejour utk yang di Prancis), asuransi kesehatan, lanjut sekolah, dll.)

Kenapa mesti dilegalisir? Karena sebetulnya, yang diperlukan di negara tujuan ialah Akte bermunculan yang telah di terjemahkan oleh penerjemah tersumpah ke dalam bahasa negara destinasi tsb. Setelah itu, akte terjemahan tsb mesti dilegalisir oleh Kedubes negara yang bersangkutan agar lebih diabsahkan lagi. Nah biasanya, Kedubes tidak bakal melegalisir Akte bermunculan terjemahan bila Akte bermunculan ASLI belum dilegalisir oleh Kemenlu. Dan Kemenlu tidak inginkan melegalisir kalo belum dilegalisir oleh Kemenkumham.”

Sistem online di dua kementerian ini pun berlaku guna legalisasi dokumen yang lain. Tidak melulu akte bermunculan saja, tetapi pun dokumen lain laksana ijazah, transkrip nilai, akte/buku nikah, dll. Prosesnya sama melulu dokumen aja yang beda.

Lanjut ya…
Jadi kini sistem Kemenkuham udah online, so anda harus susunan untuk legalisirnya pun melewati online. Better sih dan lebih cepat pun proses legalisirnya, ribetnya pun karena barangkali sistem baru dan belum tidak sedikit yang familiar. Jadi hasil legalisir onlinenya ialah stiker, bukan cap lagi.
Untuk ongkos legalisirnya, baik di Kemenkumham maupun di Kemenlu harganya sama yakni Rp.25.000,-/lembar (per April 2018). Dan stepnya mesti dilegalisir di Kemenkumham dulu baru setelah tersebut di Kemenlu.

So, inilah langkah-langkahnya legalisir di Kemenkumham :
1. Buka website : http://legalisasi.ahu.go.id/site/login → registrasi (buat akun)
2. Setelah bikin akun, buka email yang anda daftarin tadi dan verifikasi
3. Login dengan username (bukan email, kecuali username anda buat sama dengan email) dan password
4. Setelah masuk, dapat download petunjuk permohonan legalisasi secara online atau dapat didownload disini.
5. Ikutin langkah-langkah yang udah dijelasin secara menyeluruh dan jelas di kitab panduan tersebut.
6. Setelah berlalu upload dokumen dan menuntaskan semuanya, anda tunggu proses verifikasinya tidak cukup lebih 1×24 jam. (Kusarankan guna registrasi dan upload semuanya di senja atau malam hari, supaya kelak paginya dapat langsung di verifikasi oleh Kemenkumham)
7. Kalo telah di verifikasi, seringkali langsung bakal dikirim voucher untuk mengerjakan pembayaran, nah voucher ini yang dapat kita download trus diprint ato tunjukkan aja lewat HP saat mengerjakan pembayaran. Oh iya, pembayaran ini masa berlakunya 3 hari, jadi kalo telah ga sempat ke Bank, dapat bayar besoknya, asal ga lebih dari 3 hari.

8. Pembayaran HARUS melewati teller bank dan bank yang melayani pembayaran legalisasi Kemenkumham melulu Bank BNI dan Bank BJB secara cash, bukan debit. (Aku waktu tersebut bayar di Bank BNI, seluruh cabang bisa, yang urgen bayar mesti lewat teller.)
9. Setelah bayar, simpan bukti pembayaran dan dapat langsung ke Kantor Kemenkumham yang terdapat di Gedung CIK’s, Jl. Cikini Raya No. 84-86, Menteng, Jakarta Pusat.
10. Datang langsung dengan membawa akte pribumi (dan atau terjemahan kalo inginkan dilegalisir juga) dan bukti pembayaran di Bank, ambil nomor antrian (ini hanya prosedur aja sih), langsung ke loket nomor 2.
11. Jelasin ke mbak/mas-nya bahwa anda mau legalisir akte bermunculan secara online dan telah bayar. Nanti bukti pembayarannya dikasi ke mbak/mas loket 2, dan anda menunggu tidak cukup lebih 10 menit
12. Et voilà! Stiker legalisir Kemenkumham telah jadi dan siap guna di tempel di halaman belakang Akte lahir anda yang asli

Setelah dilegalisir di Kemenkumham, berikutnya legalisir di Kemenlu.
Hampir sama dengan Kemenkumham yang telah mengadopsi sistem online, Kemenlu pun telah mulai menggunakan sitem online juga. Bedanya, kalo Kemenkumham masih diakses lewat web (google chrome, safari, samsung internet), kalo Kemenlu telah ada applikasinya sendiri yang dapat di download di Google Play Store. Aku gatau apakah terdapat di Iphone app store juga, sebab aku sendiri pemakai setia Android :p

Nah guna Kemenlu, aku saranin guna registrasi, menciptakan permohonan dan upload dokumen pada masa-masa subuh. Supaya dapat dilegalisir paginya (saat sudah menginjak jam kerja) dan dapat langsung menunaikan di hari atau tanggal yang sama.

So, inilah langkah2 legalisir akte bermunculan di Kemenlu :
• Foto dulu akte bermunculan (atau dokumen lain) halaman depan dan belakang (yang terdapat stiker legalisir kemenkumham-nya)
• Lalu buka “Google Play Store” di Android kita, download applikasi “Legalisasi Dokumen Kemlu”

• Buka applikasinya trus register atau sign up.
• Setelah tersebut klik di kiri atas (klik di 3 garis) trus pilih “buat permohonan”.

• Pilih lokasi :
o Intansi Tempat Permohonan → Kementrian Luar Negeri RI
o Negara Tujuan → Pilih negara yang dituju (aku pilih France)
o Tambah Dokumen → pilih Akte lahir/KK (atau Terjemahan asing)
o Upload dokumen → ambil potret halaman depan & belakang akte lahir anda
o Isi Keterangan Dokumen cocok dengan data di Stiker Legalisir Kemenkumham ;
 Nomor Pengesahan = Nomor Stiker;
 Nama Pengesah = Nama Direktur Perdata yang tanda tangan di Stiker legalisir Kemenkumham;
 Instansi/Lembaga = Kementrian Hukum dan HAM) → Muncul opsi apakah inginkan tambah dokumen lagi, kalo engga→ Tanda tangan (nanti langsung ttd) → Selesai → Klik Tanda Refresh yang terdapat di kanan atas → Tunggu sampe ada pengumuman “Transfer Data Berhasil.”

• Setelah tersebut kembali ke beranda dan periksa “Pemberitahuan.”
• Tunggu verifikasi 2-3 jam
• Cek “Pemberitahuan” guna tau kapan Upload Pembayaran. Kalo telah diverifikasi, nanti bakal di kasi tau permohonan legalisasi diterima atau ditolak. (Biasanya kalo ditampik karena fotonya tidak cukup jelas, jadi anda harus bikin permohonan ulang.)
• Lakukan pembayaran melewati rekening Bank Mandiri lewat Teller Bank Mandiri. (Belum terdapat informasi apakah dapat lewat ATM, internet banking atau mBanking, jadi anda main aman aja langsung bayar ke Teller Bank Mandiri). Pembayaran mesti di kerjakan di hari atau tanggal yang sama ketika upload, sesudah dokumen diverifikasi tentunya! (Makanya aku saranin, upload ketika subuh, jadi dapat cepat diverifikasi hari tersebut juga dan dapat langsung bayar di Teller Bank Mandiri)
• Foto bukti pembayaran halaman depan dan belakang (kalo aku, sebab fotonya jadi terpisah atau terdapat 2 foto, ku gabungkan dulu jadi satu di applikasi edit potret (karena hanya dapat upload 1 foto)) dan upload di pilihan “Upload Bukti Pembayaran”. Jangan tak sempat klik tanda refresh pada kanan atas sesudah upload bukti pembayaran sampai hadir notif “Update Data Berhasil”
• Setelah itu, tunggu verifikasi pembayaran tidak cukup lebih 1 – 2 jam. Buka pilihan “Pemberitahuan” untuk memahami verifikasi pembayaran.

• Buka pilihan “Permohonan Selesai” guna meyakinkan lagi verifikasi pembayaran berhasil.

• Sesuai pengumuman pada verifikasi pembayaran, anda tinggal menantikan 1 hari kerja dan dapat langsung datang ke Kemenlu di Jl. Taman Pejambon no. 6, Jakarta Pusat (Dekat Hotel Borobudur) pada jam 10:00 pagi dengan membawa langsung akte kelahiran pribumi (dan akte terjemahan) atau dokumen yang cocok dengan yang hendak kita legalisir dan bukti pembayaran, diletakkan di dalam map berwarna kuning.
• Besoknya, dapat langsung datang ke Kemenlu pukul 08:00 (walaupun di pengumuman menyebutkan pukul 10:00, aku saranin guna datang pagi hari ketika Kemenlu buka.)
• Ambil nomor antrian, dan menantikan sampai di panggil, kemudian serahkan dokumen ke loket 4.
• Menunggu lagi. tidak laksana di Kemenkumham yang setelah memberikan bukti pembayaran (tanpa memberikan dokumen asli) dan menunggu melulu 10 menit, di Kemenlu kita memberikan dokumen pribumi yang bakal dilegalisir dan bukti pembayaran yang dimasukkan kedalam map kuning dan menantikan selama tidak cukup lebih 4-5 jam! Haha yes.
• (UPDATE!! Tanggal 5 November 2018 kemudian aku melegalisir salinan menyeluruh akta perkawinan, dan ternyata setelah memberikan dokumen ke loket 4, kita melulu menunggu 10 menit! Good Job, Kemenlu. God bless you! 🙂
• Et voila! Stiker Kemenlu telah ditempel.

Nah, guna waktunya sendiri, aku mulai hari Senin.
1. Senin pagi bikin permohonan online di web Kemenkumham → nunggu 5-6 jam guna proses verifikasi dan ekspedisi voucher pembayaran → dokumen ter-verifikasi dan voucher pembayaran dikirim pada senja harinya (which is udah telat guna bayar di teller Bank)
2. Selasa pagi ke Bank BNI guna bayar → setelah tersebut langsung ke Gedung CIK’s Kemenkumham → nunggu 10 menit → Stiker legalisir Kemenkumham telah jadi & dapat ditempel.
3. Rabu subuh (jam 01:00) bikin permohonan online di applikasi Kemenlu → paginya (jam 07:30) dokumen telah diverifikasi dan diajak membayar → langsung ke bank Mandiri guna bayar → upload pembayaran di applikasi → nunggu 30 menit → pembayaran diverifikasi/valid → dapet pengumuman kalo stiker dapat diambil satu hari kerja
4. Besoknya, hari Kamis pagi (jam 10:30) nyampe di Kemenlu → ambil nomor antrian, tunggu dipanggil, serahkan dokumen pribumi yang hendak dilegalisir dan bukti pembayaran di dalam map kuning di loket 4 → nunggu (kurang lebih 4 jam) (UPDATE!! Per tanggal 5Nov2018, menunggu melulu 10menit!) → senja (jam 14:30) nama dipanggil → stiker legalisir Kemenlu telah ditempel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *