Cara Menghentikan Hobi Menggigit Kuku

Menggigit kuku ialah kebiasaan yang dilaksanakan oleh tidak sedikit orang, baik secara sadar maupun tidak sadar. Kebiasaan yang susah dihentikan ini bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Kenapa, sih, anda melakukan kelaziman ini? Kenali pun bahaya dan teknik menghentikan kelaziman menggigit kuku.

Penyebab kelaziman menggigit kuku

Hobi ini pun dikenal sebagai onychophagia ialah kebiasaan yang sehubungan dengan stres atau rasa gugup yang seringkali dialami anak-anak dan orang dewasa.Kebanyakan orang yang merasakan hal ini lazimnya menggigiti lempeng kuku dan terkadang jaringan pada bantalan kuku serta kutikula.Para berpengalaman hingga ketika ini belum memahami apa penyebab tentu dari kelaziman gigit kuku ini. Namun, ada sejumlah kondisi tertentu yang pun mengalami onychophagia, yakni:

attention deficit hyperactivity disorder (ADHD),
gangguan kecemasan,
sindrom Tourette,
obsessive compulsive disorder (OCD), dan
oppositional defiant disorder (ODD).

Kebiasaan ini umumnya dilaksanakan tanpa disadari oleh penderitanya. Banyak dari mereka yang merasa tenang sesudah mencabuti ujung kuku atau kulit di sekitarnya.Pemicu beda dari kelaziman ini pun dapat berasal dari rasa jenuh atau kondisi yang menciptakan Anda gugup atau stres.

bahaya menggigit kuku

 

Banyak orang memandang bahwa menggigit kuku ialah kebiasaan yang lumrah dan tidak membahayakan. Faktanya, tidak demikian.Ada akibat yang mengintai dari kelaziman mencabuti ujung kuku atau kutikula. Berikut sejumlah bahaya menggigit kuku.

 

1. Infeksi

Infeksi kuku jari bisa terjadi dampak sering menggigit kuku, khususnya dalam ukuran yang lumayan besar.Pasalnya, ketika kuku tercabut, kulit halus di bawah kuku bakal terlihat. Bagian ini rentan diserang oleh bakteri yang mengakibatkan infeksi.Infeksi yang sangat sering terjadi pada wilayah tersebut ialah paronikia dan infeksi pada jamur kuku (onikomikosis). Masalah ini pasti dapat disembuhkan dengan menghentikan kelaziman tersebut. Di samping itu, Anda pun dapat merendam tangan di dalam air hangat untuk meminimalisir rasa nyeri dan pembengkakan dampak infeksi.

 

2. Kutil periungual

Kutil periungual yaitu situasi yang tidak jarang terjadi pada orang dengan kelaziman ini.Umumnya, ukuran kutil yang kecil tidak memunculkan rasa sakit. Namun, seiring dengan perkembangan kutil yang semakin membesar, rasa sakit juga bertambah.

 

3. Masalah pada gigi

Tanpa sadar, menggigit kuku pun dapat mengganggu kesehatan gigi, lho!Posisi gigi bisa bergeser dari lokasinya dan mengakibatkan gigi atau email gigi pecah.Tidak melulu itu, gusi pun berisiko terpapar infeksi dan membengkak.

 

4. Sakit perut

Tahukah kita bahwa kelaziman menggigit kuku pun dapat membahayakan perut Anda?Hal ini bisa terjadi sebab bakteri yang terdapat di tangan seringkali senang bersembunyi di balik kuku, terlebih lagi andai Anda belum membasuh tangan dengan benar. Salah satu guna dari membasuh tangan ialah menghindarkan kita dari penularan penyakit yang barangkali tersisa di sela-sela kuku.

Bukan urusan yang tidak barangkali bakteri bakal masuk ke dalam drainase pencernaan saat Anda mencabuti kuku yang kotor dengan gigi. Bila dibiarkan, gangguan pada sistem pencernaan yang dimulai dengan fenomena sakit perut bisa terjadi. Di samping keempat masalah di atas, terdapat bahaya lainnya yang menghantui orang yang senang menggigiti kuku, yakni:

herpetic whitlow,
pertumbuhan kuku yang tidak normal, serta
peradangan pada kuku.

tips mengasuh kuku

Sebenarnya, membatasi kelaziman menggigit kuku demi menjaga kesucian diri kita memang lumayan sulit. Anda mesti memahami apa yang memicu kelaziman ini.Sebelum menghentikan perilaku ini, usahakanlah ingat-ingat lagi kapan kita memulai kegemaran ini, apakah saat stres, saat menyaksikan TV, atau ketika merasa cemas.Setelah memahami penyebabnya, pasti Anda perlu meminimalisir sikap ini dengan perlahan-lahan.Berikut ini sejumlah cara yang dapat Anda jajaki yang barangkali dapat mengurangi kelaziman menggigiti kuku.

 

1. Jaga kuku tetap pendek

Salah satu teknik menghentikan perilaku menggigit kuku ialah rutin mencukur kuku supaya dapat menjaganya tetap pendek.Pasalnya, kuku panjang ingin lebih unik untuk digigit dikomparasikan kuku dengan ukuran pendek.

 

2. Lakukan manicure dan pedicure

Orang yang mengerjakan manikur dan pedikur seringkali akan lebih mengawal kuku-kukunya.Jika Anda mengupayakan menghentikan kelaziman menggigit kuku, usahakanlah perawatan manikur.Faktor waktu, dana, dan usaha yang dikorbankan saat mengerjakan manikur bisa menjadi pertimbangan ketika Anda beranggapan untuk menggigiti kuku. Anda juga dapat mengenakan sarung tangan atau menutupi kuku dengan selotip atau stiker sebagai upaya pencegahan.

 

3. Pakai cat kuku

Setelah mengerjakan meni pedi, sejumlah dari Anda barangkali mempercantik kuku dengan mewarnai kuku menggunakan kutek berwarna. Nah, kemauan tersebut ternyata dapat membantu menahan kemauan untuk menggigit kuku. Pasalnya, cat kuku menciptakan kuku menjadi tidak enak dan ingin pahit ketika digigit.

4. Buat tangan atau mulut tetap sibuk

Alih-alih menggigit kuku, Anda dapat mengalihkan perhatian itu dengan kegiatan lainnya. Cobalah untuk memindahkan perhatian kita dengan menggambar, menulis, atau mengunyah permen karet.

 

5. Minta pertolongan orang lain

Di samping dari diri sendiri, mintalah pertolongan orang beda untuk tidak mengizinkan Anda menggigit kuku.Anda juga dapat mencari rekan yang mempunyai kelaziman yang sama dan hendak berhenti sampai-sampai dapat saling berjanji untuk meminimalisir perilaku ini.Itulah sejumlah dampak serta tips berhenti menggigiti kuku supaya Anda bisa menjalani perilaku hidup yang bersih dan sehat.

Bila kita telah mengupayakan semua perawatan lokasi tinggal di atas dan tidak kunjung membaik, usahakan konsultasikan dengan dokter.Ada kalanya menggigit kuku menjadi pertanda dari masalah psikologis atau emosional yang serius. Agar anda dapat di kasih Obat yang sudah memiliki Izin  produksi PKRT oleh sang dokter.

 

Leave a Comment