Belasan Suku dan Warisan Budaya di Sulawesi Tengah

Gempa yang mengguncang Poso sejumlah hari lalu sebetulnya tidak mengagetkan. Wilayah ini dilewati oleh suatu sesar gempa aktif yang dikenal dengan nama sesar Palu-Koro. Selama ribuan tahun, sekian banyak peradaban silih berganti mendiaminya. Kerawanan yang tinggi terhadap gempa menciptakan kita harus menengok kembali distrik ini sembari mencari kearifan Kearifan dalam urusan penanggulangan bencana dari masa kemudian dan memetik hal-hal baik yang relevan guna kemaslahatan masa kini. Dan di atas seluruh itu: mengawal keselamatan insan beserta warisan kemajuan di sekitarnya. Propinsi Sulawesi Tengah terdiri dari 12 suku bangsa yakni:

  • Kaili
  • Pamona
  • Saluan
  • Banggai
  • Pipikoro
  • Napu-Bada
  • Mori
  • Bungku
  • Tomimi
  • Toli-Toli
  • Buoi
  • Balantak

sulawesitoday.com ~  Setiap suku bangsa itu menyebar dan menempati wilayah geografis yang bertolak belakang seperti pesisir pantai, lembah dan dataran tinggi. Dari 12 suku bangsa itu 5 diantaranya terlintasi sesar aktif Palu Koro, yakni suku bangsa Kaili, Pamona, Pipikoro, Napu-Bada, dan Toli-Toli. Keanekaragaman distrik sebaran pemukiman mencirikan arsitektur lokasi tinggal tradisional yang berbeda-beda menjadi identitas kebiasaan dan jejak kemajuan pada masa lalu. Miniatur bangunan lokasi tinggal tradisional di pesisir pantai, lembah dan dataran tinggi berbeda-beda dan dapat disaksikan di museum daerah.

 

Leave a Comment